“Saya berterima kasih atas kunjungan dari TK Islam Bhina Bangsa. Ini bagian dari visi kami untuk mengedukasi masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, agar memahami cara bertani hidroponik. Sistem ini mudah dipraktikkan, tidak memerlukan lahan luas, dan hasilnya sehat karena tidak menggunakan pupuk kimia,” jelas Aryo.
Aryo menuturkan bahwa selain dari sisi pertanian, AAA Hidroponik juga memiliki misi sosial dengan membuka akses edukasi bagi masyarakat secara gratis.
“Tempat ini kami buka untuk siapa saja, baik pelajar maupun masyarakat umum, tanpa dipungut biaya. Kami ingin berbagi ilmu, bukan hanya materi. Apalagi di daerah perkotaan yang lahannya semakin sempit, hidroponik menjadi solusi bertani yang efisien,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aryo yang juga merupakan anggota kepolisian mengungkapkan bahwa usahanya di bidang hidroponik bermula dari kegiatan iseng di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020. Namun, dari hobi tersebut, ia melihat potensi besar dalam bidang pertanian modern.
“Awalnya hanya untuk mengisi waktu luang, tapi lama-lama menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Dari situ lahir visi saya, yaitu meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan keluarga dan masyarakat dengan bertani hidroponik,” katanya.

