“RTM memandang hal ini dengan serius dan telah mengambil tindakan yang sesuai. RTM dengan ini menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia, serta kepada semua pihak yang terdampak oleh kesalahan ini,” anjut pernyataan tersebut.
RTM menyatakan komitmen mereka untuk memperketat standar pengawasan editorial dan proses pemeriksaan fakta.
Hal ini dilakukan guna memastikan semua informasi yang disiarkan akurat dan disampaikan dengan integritas. (far)
