Namun, Paloh menegaskan, dukungan Partai NasDem terhadap pemerintahan Prabowo, utuh. Komitmen partai, kata dia, diwujudkan melalui sumbangsih pemikiran, ide, dan kebijakan lewat Fraksi NasDem, baik di tingkat nasional maupun daerah. “Jadi tidak ada bedanya,” katanya.
Paloh juga menegaskan, pihaknya tidak larut dalam kegalauan setelah kekalahan di Pilpres 2024. Justru, NasDem segera menentukan peran terbaik yang bisa diberikan untuk bangsa. Begitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil Pemilu, kata dia, NasDem langsung menyatakan dukungan terhadap pemerintahan baru.
“Kita ini bangsa dengan sistem demokrasi yang luar biasa bebas, bahkan lebih liberal dibandingkan negara besar seperti Amerika. Tapi apa artinya kalau demokrasi itu belum membawa asas manfaat sepenuhnya bagi rakyat,” ujarnya.
Paloh menilai, banyak kalangan masih memahami demokrasi sebatas hak, namun belum menjadikannya sebagai alat untuk mewujudkan kesejahteraan dan keteladanan. Indonesia, kata Paloh, membutuhkan penguatan demokrasi yang berlandaskan keteladanan serta konsistensi antara ucapan dan perbuatan.
