Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: PBNU Kecam Tayangan Trans7: Hina Pesantren dan Tokoh yang Dimuliakan NU
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > PBNU Kecam Tayangan Trans7: Hina Pesantren dan Tokoh yang Dimuliakan NU
Headline

PBNU Kecam Tayangan Trans7: Hina Pesantren dan Tokoh yang Dimuliakan NU

Farih
Farih Published 14 Oct 2025, 15:41
Share
2 Min Read
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf. Foto: Tangkapan layar video nu online
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf. Foto: Tangkapan layar video nu online
SHARE

IPOL.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melayangkan protes keras terhadap program Expose Uncensored yang ditayangkan Trans7 pada Senin (13/10). Tayangan tersebut dinilai menyinggung kehormatan pesantren serta tokoh-tokoh yang dihormati warga Nahdliyin.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyebut isi program itu tidak hanya melanggar prinsip etika jurnalistik, tetapi juga berpotensi mengganggu harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Tayangan Trans7 itu isinya secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren, menghina tokoh-tokoh pesantren, yang juga tokoh yang dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama, sangat dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama. Menghina hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai mulia yang dipegang teguh oleh dunia pesantren,” kata Gus Yahya dalam keterangannya, Selasa (14/10).

Menurutnya, tayangan tersebut telah membangkitkan amarah kalangan pesantren dan warga NU.

Baca Juga

menag pesan
Menag Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Pesantren Benteng Utama Lindungi Anak dari Ancaman Digital
Deretan Prestasi Santri Pesantren di Tingkat Nasional dan Internasiona

“Karena jelas penghinaan-penghinaan yang dilakukan dalam tayangan Trans 7 tersebut sangat menyinggung dan membangkitkan amarah bagi kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama pada umumnya,” lontarnya.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: NU, PBNU, Pesantren, trans7
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Emas Antam. Foto: iStock Harga Emas Antam Tembus Rekor  Capai Rp2,56 Juta per Gram
Next Article Ilustrasi anak memakai masker. Foto: Freepik 6 Ribu Siswa di Malaysia Terinfeksi Virus Influenza, Sejumlah Sekolah Ditutup

TERPOPULER

TERPOPULER
AGI
Ekonomi

Siap-Siap Jadi Miliarder! Pengundian BAGI HOKI 2026 Periode 1 Segera Digelar

Nasional
Komjak Gelar Malam Anugerah Cahaya Adhyaksa Nusantara, Bentuk Apresiasi Insan Adhyaksa Berprestasi
20 May 2026, 22:53
Jakarta Raya
Legislator PKB di Kebon Sirih Minta Pemprov Antisipasi Larangan Sampah DKI Dibuang Ke Bantargebang
20 May 2026, 22:26
Gaya hidup
Dari Western Hingga Asia, Nikmati Eksplorasi Rasa di BUNK Lounge & Bar
21 May 2026, 01:11
Nusantara
Viral Oknum Polisi Ngamuk Bawa Pedang dan Pistol di Garut, Berakhir Dikeroyok Massa
21 May 2026, 11:35
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?