IPOL.ID- Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2006 membuat pendukung timnas kecewa berat. Mereka ramai-ramai meminta Patrick Kluivert di Pecat.
Berbagai pengamat sepak bola, baik dalam maupun luar negeri, kompak menyoroti kinerja Kluivert yang dianggap jauh dari harapan.
Pengamat sepak bola senior, Mohammad Kusnaeni (Bung Kus), menyoroti bahwa game plan yang disiapkan Kluivert “tidak berjalan dengan baik”. Ia secara spesifik mengkritik kurang padunya lini tengah terutama gelandang bertahan dan menuding Kluivert terlalu lambat dalam membaca situasi krusial di lapangan.
Kritik serupa datang dari legenda Timnas, Supriyono. Menurutnya, materi pemain Timnas saat ini sudah lengkap dan berkualitas, namun “racikan” taktik dari Kluivert sama sekali tidak terlihat. Supriyono mempertanyakan skema apa yang sebenarnya ingin diterapkan dan mencemaskan rasio kebobolan Timnas yang sangat tinggi.
Kritik paling pedas bahkan datang dari Belanda, negara asal Kluivert. Pengamat ternama, Valentijn Driessen, tanpa tedeng aling-aling menyebut Kluivert dan stafnya “tidak layak” menangani Skuad Garuda. Driessen bahkan memprediksi pemecatan adalah konsekuensi logis dari performa buruk ini.

