IPOL.ID – Jeda kompetisi Super League 2025/26 karena agenda FIFA Match Day dimanfaatkan secara maksimal oleh Persijap Jepara untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
Momen ini sangat dibutuhkan tim setelah Laskar Kalinyamat menelan dua kekalahan beruntun di kandang sendiri.
Pelatih kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, menyambut baik jeda kompetisi ini. Menurutnya, waktu istirahat sangat dibutuhkan timnya untuk memperbaiki performa yang kurang memuaskan dalam dua laga terakhir.
Persijap harus mengakui keunggulan lawan setelah takluk 1-2 dari Persita Tangerang di pekan keenam, dan kembali kalah 0-2 dari Persik Kediri di pekan ketujuh.
Dua kekalahan home ini membuat Persijap gagal memperbaiki posisinya di klasemen sementara, di mana saat ini mereka berada di peringkat ke-13 dengan delapan poin dari tujuh pertandingan (dua menang, dua imbang, dan tiga kalah).
“Jeda ini memberikan kami lebih banyak waktu untuk berlatih dan mempersiapkan tim. Itu sesuatu yang memang kami butuhkan setelah dua pertandingan terakhir,” ujar Mario Lemos, Sabtu (11/10).

