China senantiasa menjalankan kebijakan dasar negara untuk membuka diri, dan telah mengambil langkah nyata untuk mendorong ekonomi dunia yang terbuka, ujar Xi.
Ia mengatakan selama lima tahun terakhir, Tiongkok telah menduduki peringkat sebagai pedagang barang terbesar di dunia dan terbesar kedua di bidang jasa, telah menarik lebih dari USD700 miliar investasi asing secara total, dan investasi keluarnya telah meningkat rata-rata lebih dari lima persen per tahun.
China telah memperpendek daftar negatif untuk investasi asing, menerapkan kebijakan bebas visa unilateral ke lebih banyak negara, terus memperluas keterbukaan sukarela dan unilateral, dan secara aktif menyelaraskan diri dengan aturan ekonomi dan perdagangan internasional berstandar tinggi melalui 22 zona perdagangan bebas percontohan negara tersebut, tambah Xi.
“Pintu Tiongkok ke dunia tidak akan tertutup; pintu itu hanya akan terbuka semakin lebar,” ujarnya.
Sesi yang bertema “Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan” dipimpin oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.
