“Pendekatan multidisiplin ini memastikan pasien pulih tak hanya secara fisik, tapi juga psikologis,” kata dr Afriyanti.
Teknologi robotik yang diadopsi RSU Bunda Jakarta menghadirkan standar baru dalam dunia pembedahan pada pasien kanker payudara. Dengan tangan robotik yang mampu bergerak 360 derajat, kamera 3D berdefinisi tinggi yang mampu memperbesar area operasi hingga sepuluh kali lipat, serta sistem mengurangi tremor untuk stabilitas tindakan.
Dokter dapat bekerja dengan tingkat presisi yang sebelumnya sulit dicapai. Keunggulan ini memungkinkan prosedur dilakukan melalui sayatan minimal berukuran 3–5 mm. Hal ini berdampak pada trauma operasi lebih ringan, risiko komplikasi lebih rendah, serta proses pemulihan yang lebih singkat.
Selain itu, teknik robotic skin sparing mastectomy memungkinkan anatomi alami payudara tetap dipertahankan, sehingga pasien tidak hanya mendapatkan manfaat medis, tetapi juga hasil rekonstruksi lebih alami dan mendukung kepercayaan diri mereka.
Penerapan teknologi robotik menjadi langkah nyata BMHS dan RS Bunda Group dalam mengakselerasi transformasi layanan kesehatan yang lebih modern, aman, dan berpusat pada kualitas hidup pasien.

