Ia juga memastikan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Mini Football World Cup pada Agustus 2026. “Kami siap mempersembahkan turnamen dunia yang berkelas dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang sukses,” tegasnya.
Yan menambahkan, pembinaan berjenjang dan sistem kompetisi yang teratur menjadi kunci bagi pengembangan olahraga ini. “KSMI akan memastikan setiap atlet memiliki jalur pembinaan yang jelas dari tingkat daerah hingga nasional,” katanya.
Penguatan Organisasi dan Industri
Sebagai langkah konkret memperkuat kelembagaan, KSMI juga meluncurkan dua entitas bisnis baru, yakni PT Yudha Adhidaya Nusantara dan PT Operator Sepak Bola Mini Indonesia, yang akan berperan dalam mendukung operasional, pengelolaan liga, serta pengembangan industri olahraga mini football di Indonesia.
Acara pelantikan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan baru dan lahirnya dua badan usaha tersebut. Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai momen ini, menandai awal baru bagi kebangkitan sepak bola mini Indonesia di kancah global.
