Meski mulai terdeteksi adanya gangguan magmatik, tektonik, atau hidrotermal serta perubahan visual di sekitar kawah, pada status Waspada diperkirakan erupsi besar tidak akan terjadi dalam jangka waktu dekat, namun potensi bahaya lokal seperti ancaman gas beracun di sekitar pusat erupsi tetap ada.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi larangan memasuki zona berbahaya yang telah ditetapkan, seperti radius tertentu dari kawah,” imbau Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari.
Di samping itu, masyarakat, pendaki, dan wisatawan diharapkan tidak memasuki maupun beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas, yakni di Kawah Verbeek.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lembah atau aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar (galodo), terutama saat hujan turun.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta terus mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat seperti BPBD dan PVMBG.
