“Tadinya, kita menginginkan 12 pecatur (6 putra dan 6 putri). Tetapi, kalau ingin ditekan ya maksimal 10 pecatur bukan 6 pecatur seperti yang diputuskan Tim Review Kemenpora. Itu sudah jumlah paling ideal,” kata Kris.
“Kalau Indonesia mengirimkan 6 pecatur hanya bisa mengikuti 3 nomor doang. Sedangkan 8 pecatur hanya bisa mengikuti 5 nomor. Tetapi, kalau 10 pecatur (6 putra dan 4 putri) bisa ikut semua nomor,” lanjutnya.
Apa yang diinginkan Kris tersebut didukung penuh Utut Adianto. Apalagi, skuad Timnas Catur Indonesia sudah menjalani pelatnas dan uji coba di berbagai turnamen internasional guna meningkatkan prestasinya. “Ya, saya akan segera menyampaikan kepada Pak Menpora Erick Thohir,” tegasnya.
Keinginan Kris agar Indonesia turun di 8 nomor yang terdiri dari 2 nomor internasional dan 6 nomor andalan tuan rumah bukan tanpa alasan. Pasalnya, Timnas Catur Indonesia sudah pernah membuktikan mampu meraih prestasi membanggakan pada SEA Games Myanmar 2013. Saat itu, Susanto Megaranto dan kawan-kawan sukses meraih 5 medali emas.
“Di SEA Games Myanmar 2013, Indonesia memang meraih 5 medali emas dengan rincian GMW Irene Kharisma Sukandar menyumbangkan 2 medali emas dari nomor internasional sedangkan 3 medali emas lainnya itu dihasilkan dari nomor andalan tuan rumah yang tidak pernah dimainkan pecatur Indonesia. Ini harusnya menjadi pertimbangan Tim Review Kemenpora sehingga terbuka peluang meraih lebih banyak medali emas,” jelas Kris.
“Catur itu olahraga yang mengandalkan kecerdasan dan kepintaran dalam mengatur strategi. Pecatur Indonesia itu cukup cerdas dan mampu menjawab tantangan. Itu sudah dibuktikan mereka dengan menjadi yang terbaik pada 3 nomor yang tidak pernah dimainkannya pada SEA Games Myanmar 2013. Tidak tertutup kemungkinan Indonesia bisa mengulanginya pada SEA Games Thailand 2025,” tambahnya.
Dari data yang dihimpun nomor andalan Myanmar yang berhasil dikuasai Indonesia yakni, GM Susanto Megaranto yang sukses meraih medali emas dari Chess 960- Individual Rapid Men, lalu pasangan GM Susanto Megaranto dan Muhammad Lutfi Ali merebut emas dari nomor TranferChess-Men Pair dan ganda campuran Muhammad Lutfi Ali dan Chelsea Monica Ignesias Sihite meraih emas nomor TranferChess-Mixed Pair. (bam)
