Pada hari kedua penyisihan, performa tim Indonesia semakin meningkat. Azam dan Fairuz menunjukkan daya juang luar biasa dengan dua kemenangan beruntun, masing-masing atas tuan rumah Bahrain (Karrar Yaqoob/Hussain Warqaa) dan tim Maladewa (Abdulla Sharaf Ali/Mohamed Ikuram Ismael Rasheed).
Bermain di bawah terpaan angin yang cukup kencang, keduanya berhasil menyesuaikan strategi dan tampil lebih percaya diri untuk memastikan kemenangan 2–0 di dua laga tersebut.
Di sisi lain, pasangan putri Indonesia sempat tumbang dari wakil Thailand, Natthawiw Kampila/Butsana Hanmon dengan skor 0–2. Namun mereka cepat bangkit dan mampu menutup hari dengan kemenangan dua set langsung atas pasangan Maladewa, Aishath Dheema Nadheem dan Azka Binth Mohamed Sidgee.
“Persaingan di sini cukup ketat, apalagi banyak tim kuat seperti China, Kazakhstan, dan Thailand. Anginnya cukup kencang, jadi kami harus menyesuaikan arah pukulan dan pergerakan bola,” ungkap Andin yang tetap optimis menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Bahrain dan Jordania.
