Setelah itu, ia akan melanjutkan perjalanan ke Mesir untuk menghadiri KTT Perdamaian bersama Presiden Abdel Fattah al-Sisi. Pertemuan tersebut akan dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia guna mendukung rencana perdamaian 20 poin yang diumumkan Trump pada akhir September lalu.
Trump menyebut kunjungan kilatnya ini sebagai bagian dari “momen bersejarah” usai tercapainya kesepakatan yang ia bantu broker di kawasan.
“Semua orang sangat antusias menyambut saat ini. Ini peristiwa yang sangat spesial,” katanya sebelum lepas landas dari Pangkalan Udara Andrews di dekat Washington, sambil memegang payung di tengah gerimis.
Turut mendampingi Trump antara lain Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Kepala CIA John Ratcliffe, dan pejabat militer tertinggi Dan Caine.
Meskipun Trump menyatakan perang telah usai, kondisi di Gaza dilaporkan masih mengerikan. Di sisi lain, masih ada ketidakpastian besar mengenai fase-fase berikutnya dari kesepakatan tersebut, termasuk penolakan Hamas untuk melucuti senjata dan kegagalan Israel untuk menjanjikan penarikan penuh dari wilayah yang hancur itu.

