Selain pembangunan fisik, Kemenkop juga fokus pada penguatan kelembagaan melalui pelatihan manajemen, digitalisasi transaksi, serta integrasi sistem pemasaran nasional. Pemerintah telah menyiapkan pendamping usaha dan project manager officer di setiap daerah untuk mendukung operasionalisasi Kopdes.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, sinergi data dan monitoring bersama sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih program pembangunan. “Kita perlu turun bersama ke lapangan untuk memastikan kondisi aktual Kopdes dan menentukan bentuk kontrak kerja yang tepat,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui koperasi sebagai motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. (*)
