“Prestasi beliau juga merupakan hasil kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga kepercayaan jutaan pekerja yang menyerahkan perlindungan sosialnya kepada program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” tambah Andry.
Lebih lanjut, Andry memaparkan performa investasi BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan pertumbuhan positif, dengan total dana kelolaan mencapai Rp863,95 triliun dan hasil investasi sebesar Rp43,94 triliun. Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi investasi jangka panjang yang dijalankan secara konsisten. Menurutnya, kinerja tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga turut mendukung stabilitas pasar keuangan nasional. Andry menilai penghargaan internasional ini semakin mengukuhkan posisi BPJS Ketenagakerjaan sebagai pengelola dana jaminan sosial yang andal dan kompetitif di tingkat Asia.
Ia menegaskan pengakuan internasional tersebut menjadi dorongan moral bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk terus menjaga amanah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja Indonesia. Reputasi positif di mata komunitas investor global, kata Andry, merupakan modal penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung perluasan kepesertaan. “Prestasi ini bukan hanya menjadi sumber kebanggaan, tetapi juga menegaskan BPJS Ketenagakerjaan mampu bersaing dan diakui sebagai institusi jaminan sosial yang memiliki kredibilitas tinggi di kawasan Asia,” tutur Andry.
