Raymond Indra merupakan pebulu tangkis kelahiran Bandung. Atlet berusia 21 tahun ini masuk ke pelatnas PBSI pada 2025 dan dikenal sebagai pemain bertalenta dengan kontrol permainan yang stabil serta defense yang rapat. Karier mudanya berawal dari klub bulu tangkis lokal sejak usia sekolah dasar sebelum akhirnya menembus level nasional dan mendapat kesempatan tampil di berbagai turnamen internasional.
Sementara itu, Nikolaus Joaquin atau yang akrab disapa Joaquin lahir di Jakarta pada 14 September 2005 dan kini berusia 20 tahun. Ia memulai bulu tangkis sejak usia enam tahun, mengidolakan Fajar Alfian sebagai inspirasi. Joaquin resmi bergabung ke pelatnas PBSI pada 2025 setelah sebelumnya berpasangan dengan beberapa pemain seperti Muhammad Al Farizi hingga Verrel Yustin Mulia.
Sejak dipasangkan, Raymond/Joaquin menunjukkan perkembangan luar biasa. Selain mempertahankan gelar juara BWF Indonesia Masters super 100 tahun 2025, pekan lalu pasangan ini juga berhasil menjadi runner up Korea Masters 2025. Mereka dikenal memiliki pertahanan yang sangat kuat, menjadikan lawan kesulitan menembus pola serangan mereka.
