“Dulu, pelatnas hanya dilakukan 3 bulan dan hasilnya 1 medali emas dan 3 perunggu. Kini, kita telah menggelarnya selama 9 bulan. Karena, kita menyadari akan menghadapi persaingan bakal ketat hanya bisa diantisipasi dengan menggelar program pelatnas jangka panjang. Bukan hanya Malaysia tetapi tuan rumah Thailand juga menjadi pesaing utama pada SEA Games Thailand 2025 nanti. Makanya, Timnas Hockey Indonesia melengkapinya dengan membuat program TC dan serangkaian uji coba di Jerman, Australia, dan Spanyol,” kata Budi.
“Selain itu, kita juga menurunkan Timnas Hockey Field (Outdoor) Putri Indonesia menambah pengalaman bertanding internasional pada Kejuaraan Hockey Putri Asia Tengah 2025 lalu. Hasilnya pun sangat menggembirakan dimana mereka mampu membuat kejutan dengan meraih gelar juara,” jelasnya.
Kontrak Pelatih Australia
Upaya peningkatan kualitas atlet Timnas Hockey Indonesia juga dilakukan PP FHI dengan menambah skuad pelatih Timnas Hockey Indonesia. Pelatih asal Australia, Jason Butcher yang pernah membawa Timnas Hockey Field Australia menjadi juara Youth Olympic dikontrak menjadi pelatih Kepala Timnas Hockey Indonesia.
Menghadapi SEA Games Thailand 2025 yang akan memperebutkan 6 medali emas, PP FHI baru mendapatkan jatah 34 atlet yang diputuskan Tim Review untuk tampil pada Hockey Indoor putra dan putri karena dianggap berpeluang meraih medali.
Sedangkan Hockey Field dan Hockey 5s yang saat masih berada di Perth, Australia menjalani TC masih belum diputuskan Tim Review. Begitu juga dengan Hockey 5s yang baru pertama kali dipertandingkan pada SEA Games.
