“Benar ada sekolah ambruk dan kita baru terima laporannya. Untuk kondisi detailnya belum bisa dijelaskan karena petugas masih meluncur ke lokasi,” kata Adam.
Pihak BPBD memastikan akan melakukan peninjauan langsung untuk memeriksa penyebab pasti kerusakan serta memastikan keselamatan seluruh warga sekolah.
Ketua DPK Apdesi Kecamatan Gunung Putri, Udin Saputra, menyampaikan duka atas insiden tersebut. Ia menyebut 30 siswa mengalami luka-luka akibat tertimpa material atap saat kejadian.
“Kami Apdesi Kecamatan Gunung Putri turut berduka cita atas ambruknya lima ruang kelas SMKN 1 Gunung Putri. Akibat insiden itu, sebanyak 30 siswa dilaporkan mengalami luka-luka,” ujar Udin.
Menurutnya, seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas terdekat dan RS Kenari Medika Cileungsi untuk mendapatkan perawatan medis.
“Siswa yang menjadi korban sudah dievakuasi ke Puskesmas dan RS Kenari Medika Cileungsi. Kami berharap tidak ada yang mengalami luka berat dan kegiatan belajar bisa kembali berjalan seperti semula,” tambahnya.
