“Kader sudah banyak berkorban demi menjaga nama partai, tapi tidak pernah ada transparansi dan kesinambungan kegiatan. Ini yang membuat banyak pihak kecewa,” jelas kader DPLN PPP Malaysia.
Mail Saleh menegaskan, situasi saat ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Dia menilai PPP membutuhkan figur pemimpin DPLN PPP Malaysia secara keterbukaan yang mampu menggerakkan kader dan membangun soliditas, bukan sekadar mengandalkan fasilitas tanpa program yang jelas.
“Kami ingin DPLN PPP Malaysia dipimpin oleh sosok berjiwa organisatoris dan memiliki visi jangka panjang. Bukan hanya datang, menikmati fasilitas, lalu pulang tanpa meninggalkan jejak kerja,” tegasnya.
Kritik terhadap kepemimpinan Zainul kini sudah menjadi pembahasan serius di kalangan internal. Para kader juga mendukung DPP PPP yang telah mengambil langkah tegas terhadap oknum yang merusak marwah partai, untuk diberikan evaluasi dan pembenahan.
“Kami dukung untuk melakukan pemilihan pimpinan dengan figur yang tepat. Hal ini dilakukan agar roda organisasi di luar negeri kembali berjalan efektif dan aspiratif,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
