“Jadi sekarang kita sudah berhasil membalik arah belanja pemerintah, sehingga dampak belanja pemerintah APBN ke ekonomi jadi positif. Kalau sebelum-sebelumnya menjadi ngerem, sekarang pemerintah juga ikut ngegas perekonomian. Triwulan ketiga, triwulan keempat pun akan seperti itu,” kata Menkeu.
Dari sisi produksi, Menkeu mengatakan sebagian besar sektor tumbuh positif. Manufaktur tumbuh 5,54% karena permintaan domestik dan ekspor. Sektor perdagangan tumbuh 5,49%, seiring meningkatnya pasokan domestik. Sementara, sektor transportasi tumbuh 8,62%, sejalan dengan meningkatnya aktivitas distribusi barang dari sektor industri pengolahan dan perdagangan. Adapun informasi dan komunikasi tumbuh sebesar 9,65%, seiring peningkatan aktivitas telekomunikasi.
Di sisi lain, sektor konstruksi juga tumbuh stabil 4,2% didorong oleh percepatan pembangunan infrastruktur dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Sektor pertanian meningkat drastis dari 1,62% pada triwulan II menjadi 4,93% pada triwulan III karena didukung program prioritas pangan Presiden.
