“Pegadaian hadir untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan dapat cepat diterima dan tepat sasaran, meski dalam kondisi darurat,” ujar Novita Ningsih, Pemimpin Cabang Pegadaian Medan Utama, yang turun langsung memberikan bantuan (27/11).

Selain Medan, bantuan juga disalurkan ke berbagai wilayah lain seperti Sibolga, Pangkalan Brandan, Aceh Utara, dan Lhokseumawe, seiring proses pendataan lokasi terdampak yang masih terus diperbarui. Pegadaian Kanwil I Medan memastikan bahwa perusahaan akan terus membuka jalur bantuan sosial bagi masyarakat Sumut dan Aceh yang terdampak banjir, longsor, maupun cuaca ekstrem. Pada saat yang sama, layanan Pegadaian di titik yang tidak terdampak tetap beroperasi normal agar kebutuhan nasabah tetap terpenuhi.
Di Sumatra Barat, Pegadaian melalui Kantor Wilayah II Pekanbaru menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada BPBD Provinsi Sumbar. Bantuan tahap pertama berupa mi instan, gula, kopi, teh, air mineral, mi siap seduh, dan biskuit diserahkan melalui BPBD dan diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Sumbar, Armizoprades.
