Berdasarkan hasil observasi lapangan, untuk di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, masih terdapat 12 korban dirawat, termasuk 2 di ICU, sementara 29 korban telah dipulangkan.
Di RS YARSI Cempaka Putih, terdapat 13 korban dirawat, 1 di antaranya, di ICU, serta 1 korban telah pulang. lalu di RS Pertamina Jaya, masih terdapat 1 korban dirawat, sedangkan 6 korban telah pulang.
Beberapa keluarga korban menyampaikan bahwa anak-anak mereka masih memerlukan pendampingan psikologis lanjutan pasca pemulihan medis. Sebagian lainnya menyatakan rasa ikhlas dan berharap sekolah segera kembali beroperasi dengan aman dan kondusif.
Polri juga mencatat bahwa pihak sekolah tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terkait izin dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar.
Renovasi di area terdampak ledakan juga sedang dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading agar tidak ada bekas kejadian saat para siswa kembali ke sekolah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menerangkan, pendampingan psikososial ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan holistik pasca insiden, sekaligus menunjukkan keseriusan Polda Metro Jaya dalam menangani seluruh aspek pasca ledakan.
