Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Musi Rawas, mulai dari pimpinan hingga personel di lapangan, diminta terlibat aktif memberikan imbauan kepada pengendara. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sehingga angka kecelakaan dapat ditekan, terutama memasuki musim liburan pada akhir tahun.
Ia juga menyoroti kondisi jalan yang kini semakin baik, seperti ruas Cecar–Semambang, yang menyebabkan peningkatan kecepatan kendaraan dan berdampak pada meningkatnya kecelakaan ringan. Karena itu, edukasi dan pengawasan perlu diperketat.
Terkait pola penindakan pada Operasi Zebra tahun ini, Kapolres menjelaskan bahwa porsi tindakan preventif ditetapkan sebesar 40%, sedangkan represif 20%, dengan penekanan pada penggunaan ETLE (tilang elektronik) sebesar 95% dan hanya 5% tilang manual.
Kasat Lantas AKP Muriyanto menambahkan bahwa fokus penindakan meliputi pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti:
Tidak menggunakan helm
Menerobos lampu lalu lintas
Melawan arus
Kecepatan berlebihan
Berkendara ugal-ugalan
Balap liar
“Untuk wilayah Musi Rawas, tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan. Kami berharap Operasi Zebra ini memberikan efek nyata hingga ke masyarakat lapisan bawah,” jelasnya.
