IPOL.ID – Jumlah korban luka akibat ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, hingga saat ini mencapai 30 orang, terdiri dari para siswa dan seorang terduga pelaku. Seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jakarta.
Puluhan korban tersebut dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, RS Yarsi Jakarta Pusat, dan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Humas RS Islam Cempaka Putih, Rianca menerangkan, pihaknya masih menangani 13 pasien korban ledakan tersebut.
Dari jumlah itu, satu pasien masih berada di ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan pengawasan ketat.
“Yang di ruang rawat inap biasa kondisinya stabil, keluhan paling banyak masih terkait telinga berdengung. Sementara yang di ICU masih terus dipantau oleh dokter,” kata Rianca pada awak media, Minggu (9/11/2025).
Pihak RS Yarsi Cempaka Putih memastikan masih merawat 16 pasien korban ledakan SMAN 72 Jakarta, meningkat dari sebelumnya 14 pasien.
“Ada penambahan dua pasien korban, keduanya masuk ruang rawat inap dengan keluhan pendengaran,” terang Kepala Humas dan Pemasaran RS Yarsi, Henny Rusniawati, Senin (10/11/2025).
