Di sisi lain, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengatakan Agrinas bersama unsur TNI kini tengah mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.
Hingga kini lebih dari 11 ribu titik lahan telah terdata, dengan 7.923 lokasi sedang dalam tahap pembangunan.
Ferry menjelaskan proses verifikasi lahan terus dilakukan untuk memastikan kesesuaian dan kelayakan. Setelah verifikasi rampung, pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung langsung dikerjakan.
Setiap unit Kopdes Merah Putih dirancang memiliki tujuh jenis layanan, mulai dari penyediaan sembako, cold storage, fasilitas kesehatan murah, klinik desa, unit simpan pinjam, logistik, hingga kantor koperasi.
Ferry menargetkan 40 ribu titik lahan selesai diverifikasi pada November sehingga 20 ribu Kopdes bisa mulai dibangun. Pada Desember, jumlah pembangunan ditargetkan meningkat menjadi 40–50 ribu titik.
Ia menegaskan pembangunan Kopdes dibiayai dari dana APBN yang ditempatkan pada bank-bank Himbara, lalu disalurkan ke PT Agrinas sebagai pembiayaan fisik. Skema ini merupakan mekanisme pendanaan koperasi dengan plafon mencapai Rp3 miliar per koperasi. (far)

