Erick menegaskan kesempatan ini menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk menambah pengalaman bagi pemain serta pelatih, dan juga menguji strategi permainan Timnas menghadapi lawan-lawan dari luar konfederasi Asia yang selama ini jarang dihadapi skuad Garuda.
“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia. Ini menunjukkan, FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global. Tentu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang selalu setia mendukung kemajuan sepakbola Indonesia di level internasional. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” katanya.
Dia juga memastikan pada Kongres AFF yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 22-23 November 2025, Presiden FIFA Gianni Infantino akan hadir.
Keberadaan Gianni sekaligus melanjutkan pembahasan mengenai turnamen FIFA ASEAN, sebagai agenda besar yang dapat mengubah peta sepak bola kawasan Asia Tenggara. (far)
