“Tahap final tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar pasokan BBM bagi SPBU swasta tetap terjaga, khususnya bagi badan usaha yang kuota impornya telah habis,” ujar Laode.
Hingga saat ini, beberapa operator SPBU swasta telah lebih dulu mencapai kesepakatan dengan Pertamina, di antaranya AKR, BP, dan Vivo. Pertamina bahkan telah menyalurkan pasokan pertama sebesar 100 ribu barel minyak untuk BP–AKR, serta volume yang sama untuk Vivo.
Sementara itu, ExxonMobil belum mengajukan permintaan pembelian karena persediaan BBM mereka saat ini disebut masih cukup.
Dengan tercapainya kesepakatan terbaru bersama Shell, pemerintah memastikan pasokan BBM bagi SPBU swasta tetap aman dan terjaga, sehingga layanan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan.(Vinolla)
