Lebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya menambah pasokan logistik di daerah tersebut. “Prinsipnya untuk masalah makanan, ini yang saya akan bawa segera kemari di siang ini. Saya sampaikan, baik melalui komunikasi maupun langsung, untuk logistik harus ditambah. Baik pangan, kemudian juga pakaian, kebutuhan-kebutuhan yang lain-lain, pampers, termasuk juga BBM (bahan bakar minyak),” tegasnya.
Mendagri juga menyoroti pentingnya memastikan ketersediaan BBM di Kota Lhokseumawe. Meski antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak sepanjang di Kabupaten Pidie Jaya, ia menegaskan perlunya penguatan stok BBM. “Lebih baik kelebihan daripada kekurangan, itu prinsip kita,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Mendagri turut menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan tersebut berupa susu bayi, minyak goreng, diaper, dan bahan makanan lainnya. “Jadi saya mohon maaf, saya mungkin tidak seberapa menyampaikan [bantuan] ini, hanya sebagai simbolis untuk bahan saya memancing kepada teman-teman yang lain, kemudian yang swasta juga, dan pemerintah pusat,” ujarnya.
