Nantinya, Wali Kota Munjirin berharap, tanaman dapat dipelihara baik oleh warga dan pengelola Taman Bluntas.
‘Saya juga berpesan terus untuk masyarakat Ceger jaga kekompakan biar masyarakat di sini tidak terpancing dengan hal-hal yang bisa mengganggu kondusivitas masyarakat di Ceger ini. Terus jaga kekompakan kampung Ceger ini,” kata eks wali kota Jakarta Selatan.
Dilanjutkan Munjirin, kegiatan Jumat Menanam sudah menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
“Alhamdulillah secara rutin kita melakukan Jumat Menanam, Jumat minggu lalu kami juga ikut bergabung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan masyarakat melakukan Jumat Menanam,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Dwi Ponangsera menambahkan, penanaman 10 pohon tabebuya dalam rangka menjaga kualitas udara di Wilayah Jakarta Timur. Taman Bluntas sendiri memiliki luas 14.516 meter per segi dan berada di bawah pengelolaan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.
“Inisiatif penanaman pohon bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dengan menyerap polutan, meningkatkan keindahan daerah, mempromosikan konservasi air dan ekosistem serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan lebih baik,” pungkas Dwi. (Joesvicar Iqbal)
