Sementara itu, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Kemendiktisaintek, Prof. Dr. er.pol Heri Kuswanto, M.Si dalam orasi ilmiahnya mengatakan, saat ini Indonesia masih kekurangan SDM kreatif terapil meskipun di berbagai negara membutuhkan talenta kreatif dan digital. Adapun Indonesia ditargetkan pada tahun 2029 terdapat peningkatkan sdm di industri kreatif sebesar 8,37%.
“Karena itulah Polimedia dapat dikatakan sebagai Pusat Inovasi Kreatif Nasional. Ini karena lulusan Polimedia memiliki kompetensi di bidang creative media, publishing, animation, advertising, dan content innovation. Polimedia juga berperan dalam membangun SDM kreatif berbasis budaya dan teknologi, serta sinergi kampus ini dengan industri dan komunitas kreatif dapat menciptakan nilai ekonomi baru,” jelas Heri optimis, yang disambut riuh rendah para wisudawan.
Seperti diketahui, Politeknik Negeri Media Kreatif merupakan perguruan tinggi yang fokus pada industri kreatif. Saat ini Polimedia terdapat 15 Program Studi baik jenjang D3 dan D4 di Kampus Jakarta, 4 Program Studi di PSDKU Medan, dan 4 Program Studi di PSDKU Makassar. Tahun 2025, Polimedia juga resmi membuka Magister Terapan (S2) program studi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi. Adapun jumlah wisudawan tahun 2025 ialah 1.198 yang terdiri dari 1.016 mahasiswa di kampus Jakarta, 98 mahasiswa PSDKU Makassar, dan 84 mahasiswa PSDKU Medan. (Yuli)
