Gerakan Amazing Qur’an sepenuhnya digelar secara terbuka dan berbayar, dengan variasi tiket. Seluruh dana yang terhimpun dialokasikan untuk dua tujuan utama: pembebasan buta aksara Al-Qur’an di Indonesia dan percepatan pembangunan Masjid Yokohama yang menuntut biaya besar akibat standar konstruksi dan teknologi tahan gempa di Jepang.
Dimensi spiritual dari gerakan ini ditegaskan oleh Ustadz Syafii Antonio. Menurutnya, setiap kontribusi sejatinya kembali kepada diri sendiri sebagai pemberi.
“Ketika kita berkontribusi, the first benefactor adalah diri kita sendiri. Pahala itu mengalir bukan karena amal terlihat besar, tetapi karena keikhlasan di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kolaborasinya bersama Cinta Qur’an Foundation dalam pengembangan masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban, mengingatkan bahwa membangun masjid bukan hanya mendirikan bangunan, melainkan menyiapkan ruang tumbuh bagi umat lintas generasi dan bangsa.
Setelah Jakarta, Amazing Qur’an akan berlanjut ke Surabaya pada 21 Desember 2025 di Hotel The Westin, sebelum menargetkan wilayah Indonesia Timur sebagai bagian dari ekspansi dakwah.
