Keduanya pun secara bergantian mengemudikan Honda Civic FE dengan kemampuan 110 persen. Hasilnya, mobil nomor 27 ini finish P5 overall. Ya, Avila Bahar yang merupakan andalan tim Honda Racing Indonesia di Kejurnas balap mobil di tanah air dan Putera Adam menyudahi endurance race akhir tahunan di sirkuit Sepang ini dengan melahap 172 laps, total time 8:30:41.794, di posisi kelima.
Yang lebi bikin bangga, HMRT nomor 27 juga mencetak fastest lap dengan 2:30.910 pada laps 51. Ini juga menjadi prestasi tersendiri bagi duet Avila dan Putera. “Finish ke-5 hanya kalah 9 laps dengan juara pertama. Boleh dibilang, kita menang 3 lap kalau nggak ada problem saat start,” jelas Alvin Bahar yang menjadi advisor HMRT dan mendampingi pembalapnya Avila Bahar.
Avila juga menyatakan tetap puas dengan hasil itu karena sekalian jadi latihan untuk persiapan dua putaran terakhir (kelima dan enam) ITCR 2025 pada 13-14 Desember di Sirkuit Mandalika, Lombok. “Sekalian latihan dan persiapan jelang dua seri pamungkasi ITCR 2026 nanti,” tutur Avila..(bam)
