Ia mengatakan, setiap data korban yang telah diverifikasi oleh bupati, wali kota, dan BNPB akan segera ditindaklanjuti untuk proses pencairan.
“Setiap data yang telah diverifikasi oleh Bupati, oleh wali kota, dan BNPB, segera akan kami tindak lanjuti dengan proses pencairan untuk santunan korban meninggal tersebut,” ujarnya.
Selain bantuan darurat, pemerintah juga menyiapkan sejumlah skema bantuan lanjutan untuk masa pemulihan. Bantuan tersebut meliputi bantuan tunai Rp3 juta per keluarga untuk kebutuhan perabot rumah tangga bagi penerima hunian sementara maupun hunian tetap, tambahan bantuan lauk-pauk sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan, serta dukungan pemberdayaan ekonomi pascabencana senilai Rp5 juta per keluarga berdasarkan hasil asesmen lapangan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan 1.526 ton logistik telah dikirimkan dalam satu bulan terakhir. Persentase distribusi rata-rata nasional kini mencapai 97 persen.
Di Aceh, distribusi logistik melalui Posko Iskandar Muda tercatat mencapai 80,93 persen. Adapun di Sumatra Utara, distribusi di Posko Silangit mencapai 98,2 persen dan Posko Kualanamu 72,4 persen, sementara di Sumatra Barat mencapai 93,5 persen.
