“Saya melihat junior-junior saya di umur belia mereka sudah main SEA Games, mereka dapat medali emas sedangkan saya di umur 29 tapi itu rencana Tuhan. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya berkat itu, bisa di belasan tahun atau di umur saya sekarang. Rasanya sangat luar biasa,” ucapnya.
“Kami tidak menyangka bisa dapat dua medali emas di sini karena kami tahu juga pasangan Malaysia dan Leo/Bagas yang bagus-bagus, mereka termasuk pasangan top. Kami hanya coba tidak mau kalah saja di lapangan.,” timpal Moh Reza Pahlevi Isfahani.
“Ini perjalanan yang sangat-sangat tidak bisa saya bayangkan karena kami benar-benar memulai dari bawah dan sekarang bisa main SEA Games dan dapat medali emas. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” tandasnya. (ahmad)
