Jamin melanjutkan, digitaliasi dilakukan mulai dari DPP PERBASI, pengurus provinsi, Pengurus Kota, Pengurus Kabupaten, hingga klub.
“Kita selaraskan dulu untuk tahun ini, supaya seluruh Pengkab-Pengkot terdaftar dalam database itu bersama klub-klub yang di bawah naungan PERBASI Kota/Kabupaten se-Indonesia,” jelasnya.
“Jadi nanti pemain, klub sudah bisa langsung mengakses melalui website tersebut,” tambahnya.
Ia berharap melalui program ini ke depannya seluruh pemain, wasit, klub, dan komunitas dapat mengakses database tersebut.
Sehingga, kata dia, akan memudahkan pencarian informasi terkait latar belakang maupun riwayat para pemain serta klub.
“Pemain itu dari mana langsung keluar data-datanya, historinya ada, pernah main di klub mana, pertandingan apa, klubnya menjuarai apa, seperti itu,” jelasnya.
“Dan, bagi PERBASI sendiri, program ini bisa memudahkan proses transfer pemain. Setiap mutasi pemain bisa terlacak langsung dari situ. Kita juga bisa tahu, pemain ini asalnya dari mana, tinggal di akses lagi (melalui database),” ujarnya.
