IPOL.ID – Pasca kebakaran yang terjadi di area grosir buah C2, Pasar Induk Kramat Jati beberapa waktu lalu. Pengelola Pasar Induk Kramat Jati memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan normal.
Hal itu dikarenakan, Pasar Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menyiapkan tempat penampungan sementara (TPS) bagi para pedagang terdampak.
Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, mengatakan langkah cepat ini dilakukan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta agar pedagang tetap bisa berjualan dan roda perekonomian tidak terhenti.
“Pasca kebakaran, sesuai instruksi Pak Gubernur, Pasar Jaya bersama-sama dengan pemerintah bergerak cepat untuk menanggulangi teman-teman yang terdampak akibat kebakaran di grosir buah C2,” ujar Agus, Jumat (26/12/2025).
Agus menjelaskan, saat ini Pasar Jaya tengah mempersiapkan tempat penampungan sementara (TPS) dan progresnya telah mencapai hampir 90 persen.
Bahkan, dalam satu hingga dua hari terakhir kata Agus, sejumlah pedagang sudah mulai melakukan penataan barang dagangan dan berpindah ke TPS yang telah disediakan.
