Sementara itu, asisten pelatih Ganevo Yogya, Koko Prasetyo Darkuncoro mengaku kalau timnya tidak mengubah strategi saat melawan Petrokimia di semifinal lalu, ketika bertemu Grobogan Mitra Bank Jateng di final.
“Kita tidak mengubah strategi di semifinal lalu dengan bermain bertahan. Itu saya terapkan lagi di final ini,” ujar Koko usai laga.
Saat bertemu Petrokimia di semifinal, Sabtu (29/11/2025), lanjut Koko, Ganevo bermain bertahan seperti permainan tim Jepang.
“Di final ini saya instruksikan anak-anak mematikan pemain Grobogan yang tinggi dengan melakukan block, dan kemudian melakukan serangan. Dan ternyata berhasil,” tambah mantan pemain voli pantai timnas itu.
Pelatih Grobogan Mitra Bank Jatim, Sunu Henanto Patut Pambuko mengaku anak asuhnya ada faktor kelelahan. “Anak-anak saya kelelahan,” katanya.
Pasundan dan Ganevo sebagai juara pitra dan putri, selain menerima piala dan medali, juga mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 35 juta. Sedangkan runner-up, Porvit Kudus dan Grobogan Mitra Bank Jateng, masing-masing putra dan putri menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp 25 juta.
