Sebagai upaya persiapan, Wali Kota Tangerang Sachrudin sebelumnya telah memimpin apel siaga bencana untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pemerintah dalam menghadapi ancaman banjir, genangan, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Terkait fenomena panas terik pada siang hari yang kemudian disusul hujan pada sore hingga malam, Margiono menjelaskan bahwa pola tersebut lazim terjadi menjelang puncak musim hujan. “Fenomena ini sudah biasa, terutama menjelang puncak musim penghujan. Panas pada siang hari kemudian hujan sore atau malam merupakan pola umum di wilayah tropis seperti Kota Tangerang,” tuturnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang dapat memicu genangan, banjir, dan angin kencang. Warga juga diharapkan rutin memantau informasi cuaca serta mengikuti arahan pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan selama periode musim hujan.(Vinolla)
