Plt Kadis PU Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, turut menegaskan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan. “Kami bekerja cepat agar jalur vital ini segera berfungsi kembali,” katanya.
Di lokasi, personel Zeni bergerak simultan menata fondasi, menyusun panel baja, serta merakit struktur Bailey yang dikenal cepat dan efisien untuk situasi darurat. Setiap komponen dirakit dengan cermat guna memastikan keamanan dan ketahanan jembatan.
Pembangunan jembatan Bailey di Sikabau menjadi momentum penting bagi pemulihan aktivitas masyarakat Pasaman Barat. Akses baru ini diharapkan mampu memperlancar distribusi bantuan, memulihkan mobilitas warga, dan mendukung bangkitnya kembali aktivitas ekonomi pascabencana. (Yudha Krastawan)
