Menurut Calvin, panggilan karibnya, kekuatan teqball di Asia Tenggara cukup merata. Tim Thailand, Filipina, Malaysia dan Singapura termasuk kuat. Hanya Thailand sebagai tuan rumah tentu memiliki kelebihan tersendiri.
“Semua patut diwaspadai. Tetapi Thailand pantas diwaspadai lebih karena mereka menjadi tuan rumah. Minta dukungannya agar kita mampu memenuhi target sehingga teqball bisa menjadi cabang olahraga andalan dalam mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di forum internasional,” ujarnya.
Optimistis Timnas Teqball Indonesia memenuhi target lima medali di SEA Games Thailand 2025 juga disampaikan Gabriel Kota. Bahkan, pelatih Timnas Teqball Putri Indonesia asal Hungaria yang juga masih aktif sebagai pemain itu menyebut target lima medali, termasuk satu emas, sangat mungkin dicapai karena komposisi skuadnya masih belia dan potensial.
“Ini akan menjadi pertandingan internasional yang besar bagi mereka. Jadi saya pikir jika kita bisa mencapai lima final sehingga kita juga memiliki kesempatan yang baik untuk mengamankan medali emas,” ujar Gabriella yang berharap seluruh anggota Timnas Teqball Indonesia bisa tampil baik dan stabil selama kompetisi.
Secara terpisah, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia HE Lilla Karsay yang hadir pada acara pelepasan itu juga berharap Timnas Teqball Indonesia sukses meraih hasil yang terbaik pada SEA Games Thailand 2025.
“Oh tentu saya berharap Timnas Teqball Indonesia meraih hasil yang terbaik di SEA Games Thailand nanti. Apalagi saya melihat persiapan yang dilakukan sudah bagus termasuk dengan melakukan beberapa kali uji coba. Mudah-mudahan Indonesia sukses meraih emas saat teqball untuk pertama kalinya dipertandingkan di SEA Games setelah dua tahun lalu di Kamboja masuk eksibisi,” kata Lilla.
