“Database ini bukan sekadar daftar nama, tetapi menjadi fondasi agar alumni benar-benar bisa saling terhubung dan saling mendukung,” imbuhnya.
Dia menegaskan kembali, pencalonannya tidak bertumpu pada kemenangan figur personal, melainkan pada kemajuan bersama seluruh alumni.
Dia juga menolak pendekatan kepemimpinan yang tokoh-sentris dan menekankan bahwa organisasi alumni seharusnya tidak dibangun di atas kultus individu.
Menurutnya, yang harus menjadi pusat perhatian adalah Ikatan Alumni FH Unpar sebagai institusi, bukan sosok calon ketuanya.
Di sisi lain, Noverizky akan menjadikan organisasi berperan besar memberikan kontribusi positif serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan bangsa sesuai dengan semboyan Unpar ‘Bakuning hyang mrih guna santyaya bhakti’.
“Kami akan mendorong alumni Unpar agar dapat berperan sebagai platform utama dalam kontibusinya di level nasional,” tukasnya.
Sosok Noverizky
Noverizky Tri Putra Pasaribu bukanlah nama baru di dunia hukum Indonesia. Dia adalah alumni FH Unpar angkatan tahun 2003 yang kemudian melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Gulf International Institute di Houston, Texas, Amerika Serikat.
