Untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, Kementerian PU menyiapkan sekitar 1.150 unit Disaster Relief Unit (DRU) yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari berbagai alat berat dan peralatan pendukung yang siap dikerahkan sewaktu-waktu.
“DRU tersebut tersebar di berbagai wilayah, meliputi 331 unit di Pulau Sumatera, 249 unit di Pulau Jawa dan Bali, 121 unit di Pulau Kalimantan, 194 unit di Pulau Sulawesi, 166 unit di Kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku, serta 89 unit di Pulau Papua,” kata Menteri Dody.
Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan berbagai material strategis, antara lain jembatan bailey, bronjong, sandbag, serta material perkerasan cepat guna memastikan pemulihan akses dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat selama masa libur Nataru.
Dalam rangka pelayanan masyarakat, Kementerian PU menyiagakan 492 posko Nataru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia pada periode 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan kondisi infrastruktur, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.
