“Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya jemaat yang hadir di Gereja, kami semua berharap dengan semangat Natal tahun ini dapat meraih kembali harapan yang sempat hilang akibat bencana dan bangkit lebih kuat,” ujar Abdul.
Selain pembersihan lingkungan, sambung dia, pemerintah juga memastikan dukungan sosial dan kemanusiaan bagi warga terdampak. Sejalan semangat Natal yang mengedepankan nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan solidaritas lintas elemen masyarakat.
“Upaya ini jadi wujud nyata kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana”.
Pemerintah mengapresiasi peran aktif seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih dinamis.
“Melalui semangat Natal 2025, diharapkan kebersamaan dan kepedulian yang terbangun dapat memperkuat ketangguhan masyarakat Kota Langsa dalam menghadapi bencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan menuju kondisi lebih aman, bersih, dan sehat,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
