IPOL.ID-Bencana (BNPB) terus melakukan upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Rabu (17/12/2025).
“Upaya percepatan dilakukan pada operasi pencarian dan pertolongan korban, pemulihan akses dan infrastruktur terdampak, serta distribusi bantuan dan penanganan pengungsi,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu.
Dampak bencana di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Utara masih cukup besar. Data terbaru mencatat adanya penambahan 5 korban meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga total korban meninggal dunia mencapai 360 jiwa. Selain korban jiwa, bencana juga mengakibatkan warga harus mengungsi.
Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 21.579 jiwa, dengan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 10.887 jiwa dan Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 5.197 jiwa.
Proses pendataan terus dilakukan oleh petugas. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih berlangsung di empat sektor prioritas, meliputi Kecamatan Sibabangun dan Aloban Bair di Kabupaten Tapanuli Tengah, Desa Garoga Kecamatan Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, serta wilayah Pancuran Gerobak di Kota Sibolga.
