Penutupan dilakukan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah dan kawasan pegunungan. BMKG memprediksi kemungkinan perubahan cuaca secara tiba-tiba, hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang hingga puting beliung, serta kilat dan petir.
Gunung Merbabu diketahui memiliki lima jalur pendakian resmi, yakni jalur Selo (Boyolali), Suwanting (Magelang), Wekas (Magelang), Cunthel (Semarang), dan Thekelan (Semarang). Selama masa penutupan, seluruh aktivitas pendakian dalam bentuk apa pun dilarang.
BTNGMb juga menyampaikan bahwa calon pendaki yang telah melakukan pemesanan atau booking pendakian untuk Januari 2026 akan diberikan opsi penjadwalan ulang atau pengembalian biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, Mella Irawanti Kusuma, warga Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dinyatakan meninggal dunia akibat tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu. Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan pada Kamis (25/12/2025) malam dan dibawa ke RSUD Muntilan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
