Undangan tersebut kemudian terwujud. Pada akhir November hingga awal Desember 2025, Yamada Tomiyo mengunjungi Indonesia bersama suaminya, Kanetoshi (76), serta putra sulungnya, Kazuhiro (52). Selama 12 hari berada di Indonesia, Yamada berkesempatan menjelajahi berbagai wilayah, mengunjungi desa-desa, sekolah dasar dan menengah pertama, serta terlibat dalam kegiatan konservasi lingkungan, termasuk upaya pelestarian penyu laut.
Indonesia, dengan luas sekitar 1,89 juta kilometer persegi, terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan menjadi rumah bagi lebih dari 1.300 kelompok etnis. Dengan populasi sekitar 270 juta jiwa, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara paling multietnis dan multireligius di dunia, di mana Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu hidup berdampingan secara resmi dan harmonis.
Pengalaman langsung tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Yamada. Ia menuturkan bahwa interaksi dengan masyarakat Indonesia membuatnya merasakan nilai kemanusiaan yang universal. “Apa yang saya rasakan melalui interaksi ini adalah tidak adanya diskriminasi antarmanusia,” ujarnya mengenang perjalanan tersebut.
