“Kenapa kita kalah? Karena kita membuat segalanya menjadi mudah untuk lawan. Kita memberi mereka peluang di menit-menit awal dan itu langsung menjadi gol. Di sisi lain, kita juga gagal mengonversi peluang-peluang yang kita miliki,” ujar Tomas Trucha.
Di bawah arahan pelatih asal Ceko tersebut, PSM Makassar memang tengah menjalani fase transformasi permainan. Dalam tiga musim terakhir, tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur dikenal mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.
Namun kini, pendekatan tersebut mulai diubah. PSM tampil lebih dominan dengan penguasaan bola, membangun serangan melalui operan-operan pendek, serta menciptakan peluang dari berbagai skema serangan.
“Saat saya datang ke sini, saya katakan kepada pemain bahwa kita harus menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak passing, penguasaan bola yang lebih baik, serta lebih banyak lari terobosan,” tambah Tomas.
Laga kontra Persib Bandung pun menjadi ujian penting bagi PSM Makassar, sekaligus pembuktian apakah perubahan gaya bermain tersebut mampu menghadirkan hasil positif di tengah ketatnya persaingan Super League musim ini. (bam)
