“Meja pemeriksaan, tempat duduk pasien, hingga alur antrean dirancang sederhana agar aktivitas dapat tetap berlangsung tanpa menghambat pasien,” kata dr. Ade.
Meski sederhana, antrean pasien mulai terlihat sejak pagi. Warga menyambut pembukaan poli karena banyak keluhan pascabanjir, terutama infeksi kulit dan gangguan pernapasan, membutuhkan pemeriksaan segera.
Hingga siang, alur pelayanan berjalan lancar. Dokter ditempatkan di meja-meja terpisah sesuai jenis layanan, sementara petugas tambahan membantu mengatur kedatangan pasien.
dr. Ade memperkirakan situasi darurat akan berlangsung beberapa pekan hingga ruangan poli permanen selesai dibersihkan dan diperbaiki. (ahmad)
