Dalam sambutannya, Komang Budi Aryasa menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian penting dari langkah Telkom membangun ekosistem AI nasional.
“UNAIR memiliki kekuatan riset yang kuat, sementara Telkom bergerak di implementasi. Dengan menyatukan keduanya, kita dapat mempercepat proses dari penelitian menjadi solusi nyata. Kolaborasi ini bukan sekadar pertukaran pengetahuan, tetapi upaya bersama untuk menciptakan inovasi AI yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat dan industri,” ujar Komang.

Melalui PKS ini, Telkom dan UNAIR akan berfokus pada pengembangan riset AI terapan, validasi teknologi, pengujian model AI, serta kolaborasi eksplorasi inovasi di bidang seperti kesehatan, industri, tata kelola publik, dan rekayasa teknologi. Kolaborasi ini juga membuka peluang integrasi riset UNAIR dengan program-program AI CoE, termasuk AI Playground untuk eksplorasi teknologi, AI Hub untuk orkestrasi use case, dan AI Connect sebagai forum pertukaran praktik terbaik bersama mitra industri lain.
