Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan setiap bantuan yang disalurkan dapat menjangkau masyarakat secara merata dan tepat sasaran. “ASDP terus mengambil peran aktif dalam mendukung ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Lebih dari sekadar respons darurat, langkah ini merupakan tanggung jawab moral kami untuk menjaga keberlangsungan aktivitas masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Heru.

Sebelumnya, ASDP telah merelokasi KMP Jatra II untuk mengangkut berbagai kebutuhan dari Teluk Bayur menuju Sibolga. Bantuan yang dimobilisasi mencakup beras, kasur, LPG, sembako, serta dukungan alat berat berupa tujuh unit excavator dan dua unit dump truck yang digunakan untuk membuka akses dan mempercepat pemulihan infrastruktur bagi warga terdampak bencana di Sumatera.
Di Aceh, KMP Aceh Hebat 2 beroperasi melayani lintasan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue–Krueng Geukueh dengan membawa delapan unit truk SKID Tank LPG kosong yang selanjutnya melakukan pengisian di Lhokseumawe. Kapal ini kemudian kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue dengan mengangkut mobil tangki LPG terisi, masing-masing enam unit pada Sabtu (6/12), tujuh unit pada Selasa (9/12), dan delapan unit pada Jumat (12/12). Rangkaian pengangkutan ini merupakan bagian dari sinergi ASDP dan Elnusa dalam menjaga kelancaran serta keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat.
